Permainan

8 Permainan Olahraga Tradisional Yang Seru Dimainkan

8 Permainan Olahraga Tradisional Yang Seru Dimainkan

roqibus.com – Dunia anak ialah dunia bermain. Tetapi, bukan hanya bermain, beragam tipe permainan beberapa anak sering masukkan elemen olahraga. Apalagi dalam permainan tradisional. Di Indonesia sendiri, ada beberapa permainan tradisional yang memakai banyak kegiatan fisik hingga dapat disebutkan beberapa anak olahraga sekalian bermain. Selain menjadi langkah melestarikan adat, permainan olahraga tradisional tidak cuma seru dan menggembirakan tetapi juga sehat. Yok, kita baca pembahasan berkenaan beberapa macam olahraga tradisional asli Indonesia.

Permainan Olahraga tradisional Asli Indonesia

Olahraga tradisional ialah permainan masyarakat yang memiliki elemen olah fisik. Saat sebelum zaman digital, umumnya anak Indonesia main di luar ruang untuk lakukan permainan tradisional ini. Berikut sejumlah contoh olahraga tradisional itu.

1. Gobak sodor

Gobak sodor ialah salah satu permainan kuno yang sekarang menjadi peninggalan budaya tidak benda Wilayah Spesial Yogyakarta. Bentuk tempat permainan ini segi panjang dengan perbedaan panjang 16 mtr. dan lebar 8 mtr., yang selanjutnya dipisah menjadi sejumlah kotak berwujud bujur sangkar.

Langkah permainannya, membuat dua barisan dalam jumlah anggota 4-6 orang. Seterusnya, setiap barisan berganti-gantian berdiri di atas garis, berjaga-jaga agar agar anggota barisan musuh tidak dapat masuk ke tempat permainan. Bila waktu berusaha melalui garis barisan musuh terjamah barisan yang berjaga-jaga karena itu barisan musuh kalah.

Dapatkan lebih banyak informasi menarik lainnya hanya disitus giuseppespizzaandpastany.com

2. Engklek

Engklek termasuk juga permainan olahraga tradisional karena mewajibkan pemainnya melonjak atau dengan 1 kaki dari 1 kotak ke kotak yang lain. Umumnya, kotak dilukis memakai kapur, arang, atau kayu bila di atas tanah. Permainan ini umumnya dimainkan sama dua orang ataupun lebih dengan berganti-gantian. Tidak bisa ditegaskan apa engklek adalah permainan ini asli Indonesia ataulah bukan. Berdasar sebagian opini, olahraga tradisional ini telah dimainkan beberapa anak semenjak jaman Romawi Kuno. Dengan bahasa Inggris, engklek dikenal panggilan scotch hop.

3. Egrang

Egrang atau disebutkan egrang sebenarnya ialah alat olahraga tradisional yang berbentuk dua bilah bambu panjang dengan tatakan untuk berdiri di atasnya. Seterusnya, tipe olahraga tradisional ini dimainkan naiki ke-2 bilah bambu itu selanjutnya jalan. Permainan ini membutuhkan ketrampilan oke saat jaga kesetimbangan badan.

4. Bentengan

Benteng atau bentengan ialah salah satu dari olahraga tradisional Indonesia yang sudah dilakukan dengan bergerombol. Permainan ini memerlukan kecakapan, kecepatan berlari, dan taktik yang handal. Langkah permainannya, tiap pemain harus berlari ke arah benteng musuh untuk serang, tetapi juga harus sekalian jaga benteng sendiri dan tangkap musuh yang akan serang benteng kita.

5. Lompat tali

Satu diantara beberapa macam olahraga tradisional yang cukup kerap dijumpai sampai sekarang ialah lompat tali. Lompat tali membutuhkan 3 pemain ataupun lebih dalam bermainnya. Itu karena diperlukan dua orang untuk menggenggam tali, dan satu orang ataupun lebih yang melompati tali itu. Bila saat melonjak pemain terserang atau sentuh tali karena itu pemain itu dipandang kalah dan harus gantikan pemain yang menggenggam tali sebelumnya.

6. Petak umpet

Petak umpet dilaksanakan lebih dari 2 orang. Triknya, seseorang yang menjadi pencarian temannya yang sembunyi atau bersembunyi, dan rekan bermain lainnya sembunyi pada sebuah tempat. Permainan ini mengikutsertakan kegiatan fisik karena sang kecil harus bergerak sembunyi atau cari.

7. Bola bekel

Ada banyak benda yang penting dipersiapkan untuk bermain permainan bola bekel. Pertama, bola bekel yang memiliki bentuk bola kecil, lantas ada 6 buah yang disebutkan bekel. Permainan ini ada banyak tahapan, dimulai dari ambil satu biji bekel sampai enam bekel. Bila ada yang sukses memenangi semua cara lebih dulu karena itu menjadi juara. Permainan ini memerlukan kecakapan dan taktik.

8. Gundu atau kelereng

Untuk bermain permainan ini gampang. Pertama kali pemain perlu membuat lingkaran yang cukup buat menyimpan masing-masing kelereng pemain. Seterusnya, para pemain melempar kelereng ke lingkaran itu. Ini untuk tentukan posisi pemain.

Selanjutnya, semua pemain masukkan masing-masing kelerengnya ke lingkaran itu. Pemain sama sesuai posisinya menyinggung kelereng yang dipunyainya ke lingkaran barusan dengan tujuan berkenaan kelereng musuh dan membawa keluar lingkaran itu. Bila ada banyak gundu yang terkena gundu kita, karena itu gundu musuh itu akan menjadi punya kita.

14 Permainan Tradisional Seru yang Perlu Kamu Coba

14 Permainan Tradisional

14 Permainan Tradisional Seru yang Perlu Kamu Coba – Sobats, kalau mengingat permainan tradisional yang dimainkan waktu kecil rasanya sangat seru ya? Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, permainan tradisional kini sudah jarang sekali ditemukan. Semua tergantikan dengan permainan games yang ada di gadget.

Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus terus melestarikan permainan tradisional agar keberadaannya tidak hilang begitu saja. Permainan tradisional tidak kalah seru dengan permainan games yang ada di gadget lho, Sobats. Mau tahu apa saja permainan tradisional yang seru, yang perlu Sobats coba? Yuk, baca artikel ini ya!

1. Gangsing

Permainan tradisional gasing yang sudah ada sejak zaman kuno ini umumnya dimainkan oleh anak laki-laki.  Permainan ini terbuat dari kayu dan bentuknya unik seperti bawang merah besar namun memiliki pentolan di atasnya.

Cara bermainnya pun sangat mudah dengan menggunakan tali yang terbuat dari kulit pohon yang dililit pada pentolan gasing kemudian dilempar sekuat-kuatnya ke tanah. Biasanya tiap orang memiliki teknik khusus agar gasingnya dapat berputar paling lama.

Dalam perlombaan, gasing tidak boleh keluar dari garis yang sudah ditentukan dan gasing yang berputar paling lama adalah pemenangnya, Sobats. Jenis kayu yang biasanya digunakan untuk membuat gasing yaitu menggeris, pelawan, kayu besi, leban, mentigi, dan sejenisnya.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, gasing saat dibuat lebih modern dan lebih menarik lagi dengan tampilan yang elegan. Jika berminat untuk membeli gasing, Sobats bisa membelinya di marketplace ternama dengan banyak pilihan model/jenis dan juga harga yang sangat beragam.

2. Ular Naga

Ular naga panjangnya bukan kepalang, berjalan-jalan selalu riang kemari. Umpan yang lezat, itulah yang dicari, ini dianya yang terbelakang”. Jika kita mendengar nyanyian tersebut rasanya tidak asing ya, Sobats. Ya, nyanyian tersebut merupakan nyanyian khas dalam permainan tradisional ular naga.

Kenapa dinamai ular naga ya? Karena dalam permainan ini pemainnya membentuk barisan yang panjang seperti ular. Cara bermain permainan ini dimulai dari 2 orang yang membentuk jalan untuk dilewati barisan ular sambil bernyanyi lagu khas ular naga panjang.

Kemudian, 2 orang yang menjaga jalan menangkap 1 orang dari barisan ular yang melewati nya. Lalu, yang terperangkap tersebut memilih akan mengikuti tim A atau tim B.

Setelah habis semua barisan ular, selanjutnya dimulailah perebutan anggota yaitu saling tangkap antar teman yang berbeda tim. Permainan ular naga ini tidak mengenal usia lho, Sobats. Jadi, siapapun bisa bermain bersama-sama. Wah, seru sekali ya!

3. Egrang

Egrang merupakan permainan tradisional yang menggunakan 2 tongkat bambu berukuran tinggi 150 cm dan diberi pijakan kaki di bawah nya, dimana seseorang bisa berdiri di atas pijakan kaki tersebut dan berjalan dalam ketinggian dan keseimbangan.

Permainan tradisional egrang ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan permainan ini mendapat pengaruh dari China. Sobats, uniknya lagi sebutan egrang ini berbeda-beda di setiap daerah. Seperti di Kalimantan disebutnya Batungkau, di Jawa Tengah disebutnya Jangkungan, di Bengkulu disebutnya Ingkau, dan di Sumatera Barat disebutnya Tengkak-tengkak.

Namun, masyarakat Indonesia mengenalnya dengan sebutan Egrang. Permainan tradisional egrang ini tidak hanya di Indonesia, Sobats. Beberapa negara lainnya juga ada permainan tradisional egrang ini, seperti di beberapa negara Eropa dan Jepang. Jika dilihat, permainan egrang ini sangat mudah sekali dilakukan.

Namun, cara bermain permainan tradisional ini membutuhkan keseimbangan yang baik karena pemain berdiri diatas pijakan kaki dan berjalan dengan tongkat bambu ini. Jika tidak seimbang, pemain bisa terjatuh dari tongkat.

Permainan tradisional egrang ini  memiliki makna yang sangat dalam jika diteliti dengan nilai kehidupan karena permainan ini dimainkan dengan niat yang kuat. Saat kaki sudah dipijakkan di tongkat bambu, kemudian badan sedikit dicondongkan ke depan untuk berjalan maka Sobats tidak boleh ragu-ragu untuk terus berjalan. Pemain harus berjalan cepat dan seimbang agar tidak jatuht.

Sama hal nya dengan nilai kehidupan, ketika kita sudah mengambil keputusan kita harus bertekad dan berkomitmen untuk menyelesaikan dan tidak boleh ragu-ragu. Nilai-nilai seperti sportifitas, kerja keras, dan keuletan sangat kental tercermin dalam nilai budaya pada permainan egrang ini.

Permainan egrang ini tidak mengenal usia juga dalam memainkannya. Anak-anak atau orang dewasa pun bisa memainkannya, asal ada niat, tekad, dan keberanian. Ayo lestarikan permainan ini dengan mengajak teman-teman Sobats untuk bermain enggrang dan permainan tradisional lainnya agar tidak hilang dengan adanya kemajuan teknologi melalui buku Super Asyik Permainan Tradisional Anak Indonesia.

4. Kucing-kucingan

Permainan kucing-kucingan merupakan permainan tradisional masyarakat Jawa yang sudah dikenal sejak lama, sekitar tahun 1913. Permainan kucing-kucingan ini seperti menceritakan kehidupan seekor kucing yang selalu kejar-kejaran dengan musuhnya seekor tikus.

Cara bermain permainan ini yaitu dipilih 2 orang, 1 orang menjadi kucing dan 1 orang menjadi tikus. Setelah ditentukan kucing dan tikusnya, pemain yang lainnya membentuk lingkaran sambil berpegangan tangan, menjadi tikus dari kejaran sang kucing. Jadi, tikus harus menyelamatkan diri dari kejaran sang kucing.

Permainan ini seru dengan adanya aturan para tikus tidak bisa ditangkap jika sedang jongkok. Jika sedang jongkok dilarang berdiri sendiri kecuali dibantu teman untuk berdiri dengan menempelkan  tangan kepada temannya. Jika tikus tertangkap, tikus bergantian menjadi kucing selanjutnya.

Permainan ini sangat seru jika dimainkan dengan banyak orang. Permainan kucing-kucingan ini juga tidak mengenal batasan usia karena bisa dimainkan oleh siapapun. Permainan kucing-kucingan ini juga bisa mengasah kelincahan lho, Sobats. Kamu wajib mencoba permainan kucing-kucingan yang seru ini!

5. Engklek

Permainan engklek merupakan permainan tradisional lompat-lompatan pada bidang datar yang digambar di atas tanah dengan gambar kotak-kotak. Kemudian, melompat dengan satu kaki dari kotak satu ke kotak berikutnya. Permainan engklek ini bisa dimainkan dengan perorangan atau berkelompok, laki-laki dan perempuan juga bisa memainkan permainan ini. Istilah permainan engklek berasal dari Jawa.

Di setiap daerah permainan ini memiliki nama masing-masing. Di Riau disebutnya Setatak, di Jambi disebutnya Tejek-tejekan, sedangkan di daerah Batak Toba disebut nya Marsitekka. Cara bermain permainan ini dimulai dengan menggambar kotak-kotak pada media tanah yang datar.

Kemudian, setiap pemain bergiliran untuk melompat pada kotak-kotak yang telah dibuat dengan menggunakan satu kaki. Sebelum melompat, pemain yang bergiliran melompat harus melempar batu ke dalam kotak-kotak sesuai urutannya. Jika terjatuh pada saat melompat, pemain harus meletakkan batu di satu kotak terakhir yang bertanda untuk mengawali giliran pemain.

Dalam permainan ini, keseimbangan sangat dibutuhkan. Sebab, selain tidak boleh jatuh pemain juga dilarang menginjak garis-garis sepanjang kotak. Ada macam-macam jenis susunan kotak pada permainan ini. Ada bentuk pesawat, bentuk gunung, dan bentuk baling-baling.

6. Bakiak

Permainan Bakiak merupakan permainan tradisional yang berasal dari Sumatera Barat. Permainan ini menggunakan sejenis sandal yang terbuat dari kayu dan slop kaki yang digunakan untuk 3-5 orang. Biasanya pengikat kaki tersebut terbuat dari ban yang dipaku pada kedua sisinya.

Permainan bakiak ini memiliki nama lain yaitu Terompa galuak. Cara bermainnya pemain harus mengisi slop sandal yang kosong, kemudian mereka melangkah secara bersamaan. Jika satu orang saja tidak melangkah secara kompak, pemain lain akan tersungkur jatuh juga.

Meski dilihatnya sangat mudah, permainan ini sangat membutuhkan konsentrasi agar berjalan dengan kompak. Permainan ini biasanya dimainkan pada saat Hari Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus. Permainan bakiak ini bisa dimainkan dengan laki-laki ataupun perempuan.

https://www.chirurgie-digestif-proctologie.re/wp-includes/baccarat-online/

Permainan ini juga tidak mengenal usia, sehingga siapapun bisa mengikutinya. Manfaat dari permainan ini banyak lho, Sobats. Bermain bakiak bisa melatih koordinasi anggota tubuh yaitu gerakkan tubuh dan kaki secara bersamaan.

Bermain bakiak bisa melatih kesabaran karena membutuhkan konsentrasi, keseimbangan, dan kekompakkan antar pemain untuk melangkah agar tidak terjatuh. Bermain bakiak juga melatih kerjasama karena ketika bermain pemain harus kompak dalam melangkah agar tidak terjatuh dan bisa terus melangkah sampai garis finish.

Melalui berbagai permainan tradisional, kita dapat mengembangkan kecerdasan intelektual yang dimiliki. Oleh sebab itu, buku Kumpulan Permainan Tradisional Nusantara ini hadir dengan harapan menjadi sarana untuk mengembangkan kecerdasan anak melalui permainan.

7. Congklak

Permainan congklak merupakan permainan tradisional Indonesia yang sangat digemari terutama anak perempuan. Permainan ini sudah dikenal di Indonesia terutama pulau Jawa sejak lama.

Pada zaman dahulu, untuk golongan istana biasanya bermain congklak dengan menggunakan papan congklak yang berukir mewah, sedangkan untuk golongan rakyat biasa bermainnya dengan mengorek lubang di dalam tanah dan menggunakan biji-bijian. Permainan congklak memiliki nama yang berbeda-beda di tiap daerah.

Di Jawa disebutnya congklak, dakon, atau dakonan, di Sumatera disebutnya dengan Congkak, di Lampung disebutnya dengan Dentuman Lamban, di Sulawesi disebutnya dengan Mokaotan, Maggaleceng, Aggalacang, dan Nogarata, di Malaysia lebih dikenalnya dengan sebutan Congkak.

Cara bermain permainan ini yaitu dilakukan dengan 2 orang dengan menggunakan papan congklak dan 98 buah biji congklak. Papan congklak sangat beraneka ragam jenisnya, ada yang terbuat dari kayu dan ada juga yang terbuat dari plastik. Sedangkan bijinya ada yang terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian, batu-batuan, kelereng atau plastik.

Pada papan congklak terdapat 16 buah lubang, 14 buah lubang kecil-kecil yang saling berhadapan dan 2 buah lubang besar di kedua sisinya.

Setiap lubang kecil diisi dengan biji congklak dan 2 buah lubang besar dianggap sebagai pemilik masing-masing pemain. Sebelum permainan dimulai, tiap lubang kecil diisi dengan 7 biji congklak.

Pemain saling duduk berhadapan. salah satu pemain yang mulai dapat memilih lubang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lubang di sebelah kanannya dan seterusnya dilakukan demikian dengan berlawanan arah jarum jam.

Bila biji congklak habis dilubang kecil yang berisi biji congklak lainnya, pemain bisa mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi setiap lubang seperti sebelumnya sampai biji congklak habis.

Dalam permainan ini, pemain dianggap selesai jika pemain tidak memiliki biji congklak lagi dalam setiap lubang kecilnya dan pemenangnya dilihat dari banyaknya biji congklak yang ada di dalam lubang besar milik masing-masing pemain.

Congklak dengan sangat mudah ditemukan pada market place ternama di Indonesia, mulai dari congklak yang terbuat dari bahan pelastik sampai congklak yang di buat dari bahan kayu ukiran khas Indonesia. Wah seru ya Sobats?

8. Ketapel

Permainan ketapel merupakan permainan tradisional yang multifungsi. Selain untuk bermain lempar-lemparan, ketapel juga bisa digunakan untuk berburu mangga, rambutan dan lainnya.

Eits, asal jangan berburu buah-buahan di pohon milik tetangga maupun orang lain ya Sobats Pada zaman dahulu, anak-anak menggunakan ketapel untuk berburu binatang seperti burung. Permainan ketapel ini terbuat dari kayu yang berbentuk huruf Y dengan tinggi sekitar 25 cm.

Bagian atas ketapel diikat dengan karet dan ditengah-tengahnya diikat sebuah kulit sebagai tempat batu yang akan dilontarkan. Cara memainkan ketapel ini sangat mudah, setelah ketapel dibuat letakkan batu atau kerikil pada kulit yang sudah dibuat tadi. Lalu, tarik ketapel dengan kuat dan arahkan pada sasaran lalu lepaskan.

Ketapel sekarang ini juga sudah banyak tersedia berbagai marketplace ternama di Indonesia dengan jenis dan harga yang beragam. Untuk lebih mengenal permainan ketapel serta permainan tradisional lainnya yang ada di Indonesia, Sobats dapat membaca buku Ensiklopedia Negeri Permainan Tradisional yang ada di bawah ini.

9. Benteng

Permainan benteng merupakan permainan tradisional yang dimainkan oleh 2 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang sampai 8 orang. Masing-masing kelompok memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya berupa tiang, batu atau pilar yang digunakan sebagai markasnya.

Cara bermain dari permainan ini dimulai dengan majunya salah satu pemain dari salah satu benten untuk menantang para pemain dari benteng lainnya. Pemain dari benteng lainnya akan maju untuk mengejar. Jika pemain dari benteng penantang dapat terkejar dan dapat disentuh oleh pemain lawan, maka pemain penantang dinyatakan mati.

Biasanya pemain penantang akan berlari menghindar atau kembali ke bentengnya sendiri, dan teman-teman dari benteng ini akan mengejar pemain dari benteng lawan yang mengejar tadi.

Demikian seterusnya sampai terjadi saling kejar mengejar dari kedua benteng. Sampai salah satu benteng kehabisan pemain karena telah dimatikan dan bentengnya telah dikepung oleh lawannya. Dalam permainan benteng ini, biasanya masing-masing anggota mempunyai tugas masing-masing.

Seperti penyerang, mata-mata, pengganggu, dan penjaga benteng. Tujuan dari permainan ini yaitu untuk menyerang dan mengambil alih benteng lawan dengan menyentuh tiang benteng lawan dan meneriakkan kata “benteng”.

Permainan memiliki manfaat yang bergam, misalnya dapat melatih gerak badan pemain, melatih kelincahan, melatih stamina, melatih kerjasama antar teman, dan memupuk jiwa sportifitas yang tinggi. Sampai saat ini, permainan benteng sering dimainkan terutama oleh anak laki-laki.

10. Rangku Alu

Permainan Rangku Alu merupakan permainan tradisional dan juga tarian dari Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Rangku Alu biasanya dimainkan sebagai syukuran dan ekspresi rasa bahagia untuk merayakan hasil panen pertanian dan perkebunan.

Biasanya pada saat bulan purnama para remaja berkumpul untuk memainkan permainan ini. Bermain Rangku Alu membutuhkan 4 orang untuk memegang empat tongkat bambu yang masing-masing bambu memiliki panjang 2 meter, memakai tongkat membentuk palang, dan menggerak-gerakkannya sementara tugas pemainnya harus melompat-lompati kotak-kotak bambu yang terbentuk dari gerakan buka tutup tanpa terjepit bambu itu sendiri.

Pemain harus memiliki keseimbangan dan kecepatan karena semakin lama seseorang bermain semakin cepat tempo pergerakan bambu. Rangku Alu selain untuk bermain, bisa juga sebagai sarana edukasi dan pembentukan karakter diri, Sobats. Bermain rangku alu dapat melatih konsentrasi dan ketepatan dalam bertindak karena tidak hanya melompat-lompat asal.

Dalam permainan ini perlu fokus untuk mensinkronisasi gerak kaki dan gerak bambu. Jika tidak bisa fokus, nantinya kaki pemain akan terjepit bambu bahkan bisa terpeleset. Permainan rangku alu tidak hanya dimainkan oleh anak-anak. permainan ini juga bisa dimainkan oleh seluruh kalangan usia. Biasanya, rangku alu dimainkan di tanah lapang yang keras dan tidak berumput untuk menghindari pemain agaar tidak terpeleset.

11. Boi-boian

Permainan boi-boian merupakan permainan tradisional yang dimainkan dengan cara melemparkan bola kecil pada tumpukan pecahan genteng atau batu yang pipih. Alasan permainan ini dinamakan “boi-boian” karena, pada zaman dahulu pemain yang memainkan permainan ini lebih banyak anak cowok yang dalam bahasa inggrisnya “Boy”.

Maka dari itu, masyarakat menyebutnya permainan boi-boian. Bisa dikatakan, permainan boi-boian merupakan bowlingnya Indonesia namun lebih seru. Cara bermain boi-boian yaitu satu kelompok harus menyusun pecahan genteng hingga tidak tersisa namun tetap berwaspada dan menghindar dari tembakan bola yang dilempar oleh anggota kelompok lawan.

Kelompok yang satunya menembakkan bola ke pecahan genteng yang disusun. Setiap anggota lawan yang terkena lemparan bola dianggap gugur dan tidak boleh lagi meneruskan permainan.

Mereka yang terkena lemparan biasanya keluar dan berdiri di kejauhan untuk tetap menyaksikan permainan dan mendukung teman-teman sekelompoknya yang belum terkena lemparan bola. Wah, seru juga ya Sobats permainan ini. Secara tidak langsung, permainan ini mengajarkan untuk bersikap sportif dan tanpa melakukan kecurangan agar permainan tetap seru dan menyenangkan.

12. Bola Bekel

Permainan bola bekel merupakan permainan tradisional yang berasal dari Jawa Timur. Permainan bola bekel ini merupakan permainan dengan menggunakan bola karet dan 7 bijih bekel. Permainan bola bekel biasanya dimainkan oleh anak perempuan.

Namun, tidak sedikit juga anak laki-laki bermain bola bekel. Permainan bola bekel dimainkan perorangan, tidak bisa berkelompok. Di Jawa Barat, permainan ini lebih dikenal dengan sebutan Bekel dan Kuwuk.

Cara bermain bola bekel ini sangat mudah. Permainan bola bekel dimulai dengan melambungkan bola karet kemudian dengan diikuti dengan menabur biji bekel. Saat bola melambung ke atas, pemain mengambil biji bekel yang terserak sesuai tingkatannya.

Peraturan dalam permainan bola bekel, jika biji tidak terambil, bola tidak tertangkap maka pemain dikatakan gugur dan dilanjut dengan pemain selanjutnya yang sudah menunggu. Pelajari permainan tradisional lainnya dalam buku Sd/Mi Kl 3 Buku Teks Tematik Terpadu Tema Mengenal Olah Raga& Permainan Tradisional dibawah ini.

13. Petak Umpet

Permainan petak umpet merupakan permainan tradisional yang sangat mudah dilakukan. Permainan ini sudah ada sejak lama dan menjadi permainan tradisional di seluruh negara. Inti permainan ini yaitu menemukan orang yang bersembunyi. Orang yang pertama kali ditemukan saat bersembunyi, dinyatakan gugur dan akan bergantian dengan si pencari.

Permainan petak umpet ini bisa dilakukan minimal 2 orang dan lebih seru jika dimainkan dengan banyak pemain. Permainan petak umpet ini bisa dilakukan di dalam ruangan atau di luar ruangan. Sebelum petak umpet dimulai, biasanya pemain melakukan hompimpah untuk menentukan siapa yang akan menutup mata untuk mencari teman-teman yang akan bersembunyi.

Permainan ini bermanfaat untuk melatih dalam hal sosialisasi dengan teman, aktif, melatih sportifitas pada mereka yang menang atau kalah, berdiskusi, dan tak lepas dari perasaan senang.

14. Gundu/Kelereng

Permainan Gundu atau kelereng merupakan permainan tradisional yang biasa dimainkan anak laki-laki. Banyak dari anak laki-laki tersebut yang mengoleksi kelereng hingga 1 kaleng biskuit dengan berbagai macam motif dan ukuran. Permainan kelereng atau gundu di tiap daerah memiliki nama yang berbeda-beda.

Di Jawa menyebutnya dengan Neker, di Sunda disebutnya dengan Kaleci, di Palembang disebutnya dengan Ekar, dan di Banjar disebutnya dengan Kleker. Cara bermain kelereng, biasanya dengan menggambar lingkaran dan menaruh kelereng yang akan dilombakan.

Setelah itu, secara bergantian pemain akan menyentilkan kelereng mereka ke kelereng lawan yang ada di dalam lingkaran. Jika setelah menyentil kelereng dan mengenai kelereng yang ada di dalam sampai keluar lingkaran, kelereng tersebut akan menjadi miliknya. Bermain kelereng atau gundu ini juga memiliki banyak manfaatnya.

Manfaat utama yang didapat yaitu berkembangnya saraf motorik, melatih kejujuran, melatih kesabaran, melatih kemampuan berpikir, melatih kepercayaan diri, meningkatkan ketelitian, dan yang lebih penting melatih interaksi sosial dengan teman-temannya.

Bagaimana Sobats, banyak sekali ya permainan tradisional yang sangat seru jika dimainkan? Sobats, bisa mencoba bermain dengan adik, kakak, ataupun orang tua. Selain, memiliki banyak manfaatnya bermain permainan tradisional bersama orang tua bisa mengajak mereka bernostalgia pada masa kecil mereka, lho.

5 Permainan Anak Zaman Dahulu Yang Masih Seru Dimainkan Hinga Sekarang

5 Permainan Anak Zaman Dahulu Yang Masih Seru Dimainkan Hinga Sekarang

5 Permainan Anak Zaman Dahulu Yang Masih Seru Dimainkan Hinga Sekarang

Di zaman digital yang makin maju saat ini, kita sering terbawa dalam perkembangan teknologi dan aktivitas setiap hari yang lupakan keelokan dan kesederhanaan masa kecil. Dahulu, saat sebelum handphone dan permainan digital memimpin, anak wanita banyak habiskan waktu main di luar rumah dengan bermacam permainan simpel tapi menyenangkan. Kamu yang terlahir di tahun 90-an tentu sebelumnya pernah merasainya.

Waktu bermain umumnya dilaksanakan dari pulang dari sekolah sampai petang di dalam rumah teman yang memiliki pelataran rumah atau teras yang lumayan luas. Makin banyak yang ikut bermain spaceman slot , makin seru juga permainan.

Permainan Anak Zaman Dahulu Yang Sederhana Namun Seru

Untuk para golongan udara, masih ingat tidak permainan apa yang dimainkan saat dahulu masih bocah? Yok, kenangan bersama dengan memerhatikan jejeran permainan beberapa anak zaman dahulu berikut!

1. Congklak atau Dakon

Siapakah yang tidak tahu congklak? Congklak atau yang disebutkan dengan dakon adalah salah satu permainan beberapa anak yang wajib dimainkan dan jangan dilewati. Papan congklak terdiri dari 2 baris yang setiap barisnya umumnya terdiri dari 7 lubang. Tiap lubang pada papan congklak diisi sejumlah beberapa bijian, seperti biji kacang, beberapa bijian kecil, atau batu kecil.

Permainan diawali menyimpan beberapa beberapa bijian setiap lubang pada papan congklak. Tiap pemain selanjutnya ambil beberapa bijian dari salah satu lubang pada baris kepunyaannya. Pemain harus melingkari papan congklak dengan bersimpangan dengan jarum jam dengan menyimpan satu biji setiap lubang yang dilalui termasuk lubang punya pemain sendiri. Permainan dipastikan usai saat salah satu pemain tidak memiliki beberapa bijian kembali di barisnya. Pemain yang memiliki jumlah beberapa bijian paling banyak di barisnya ialah yang menjadi juara.

2. Engklek

Permainan beberapa anak seterusnya yang tidak kalah seru ialah engklek. Di sejumlah wilayah, engklek memiliki nama yang berbeda. Umumnya, ada macam ketentuan dan skema kotak dimainkan, bergantung pada wilayah atau persetujuan pemain. Engklek dimainkan di permukaan tanah yang datar dengan skema kotak-kotak yang umumnya dilukis memakai kapur. Skema ini umumnya terbagi dalam 10 kotak yang berurut dan tiap kotaknya memiliki angka didalamnya.

Pemain harus melompati kotak pertama dengan 1 kaki, selanjutnya landing dengan 2 kaki di kotak ke-2 . Kemudian, pemain melompati lagi kotak ke-3 dengan 1 kaki, demikian selanjutnya. Sepanjang melonjak, pemain harus menghindar dari kotak-kotak dengan angka tertentu yang dipandang seperti ‘kotak bahaya’. Bila pemain gagal melompati kotak secara betul atau mencapai kotak bahaya, karena itu gantian beralih ke pemain selanjutnya.

3. Bola Bekel

Permainan beberapa anak zaman dahulu ini terdiri dari 1 bola bekel dan enam biji bekel. Langkah memainkan dengan membuat enam biji bekel itu dalam posisi berdiri dan memantulkan bola bekel ke lantai. Pemain harus telah ambil satu biji bekel untuk dipegang pada tangan saat sebelum bola bekel sentuh lantai kembali. Lakukan dengan berulang-ulang sampai semua biji bekel terbawa.

Bila ada satu saja biji bekel yang tidak terbawa atau jatuh dari pegangan karena itu pemain harus mengulangi kembali dari sejak awalnya. Selain itu, saat bola bekel membal lebih satu kali, karena itu pemain itu dipandang kalah.

4. Lompat Tali Karet

Lompat tali karet ialah salah satu permainan anak wanita favorite beberapa orang. Sesuai namanya, tali yang dipakai untuk bermain dibuat dari karet yang dihubung satu-satu hingga menjadi panjang. Permainan ini umumnya dimainkan sama lebih dari 2 orang, lantas terdapat dua orang yang akan bekerja menggenggam tali. Namun, bila tidak ada yang ingin menggenggam tali, bisa diikatkan pada tiang atau pohon.

Langkah permainannya diawali tingkat kesusahan yang lebih rendah, yakni tali karet diambil pada tingkat lebih rendah. Sesudah seluruh pemain sukses melompatinya, tingkat kesusahan dipertingkat meningkatkan tali ke tingkat lebih tinggi. Pemain harus melonjak semakin tinggi untuk selalu melompati tali tanpa terserang atau menginjaknya. Bila dipandang tidak bisa melompati tali, pemain harus mengulangnya .

5. Bedah Pasang Boneka Kertas

Permainan beberapa anak TK dan SD paling akhir ialah bongkar-pasang boneka kertas. Sesuai namanya, boneka kertas ini berwujud 2 dimensi dan diciptakan di atas kertas karton. Pada sebuah helai, umumnya ada 1 atau 2 boneka yang diperlengkapi sejumlah pakaian dan aksesorisnya.

Meskipun cuma dibuat dari kertas, banyak anak wanita yang suka dengan permainan satu ini karena personalitasnya yang lucu dan aksesorisnya yang imut. Bila bosan dengan koleksi sendiri, bisa tukar koleksi pakaian kertas dengan punya teman.

Bagaimana? Tentu kamu menjadi kangen saat-saat bermain saat tetap kecil, kan?

Di zaman yang serba era digital ini, tidak ada kelirunya memperkenalkan kembali permainan tradisionil itu pada anak, adik, atau sepupu kamu yang tetap kecil agar tidak terus-terusan terbuai dengan handphone, ya!

7 Games RPG Android Terbaik 2024

7 Games RPG Android Terbaik 2024

Makin kesini, makin banyak jenis games yang bisa dimainkan pada hape. Jika dahulu hanya berada di konsol atau PC, saat ini games RPG bisa lo memainkan pada hape Android. Dari semua jenis games, RPG yang disebut kependekan dari Role Playing Games ialah jenis yang punyai banyak fans setia. Tidak hanya di console, tetapi games RPG di hape menjadi favorite. Tidak salah jika banyak player yang punyai daftar game RPG Android terbaik mereka.

Mobile games memang saat ini ‘dimanja’ sekali. Banyak developer yang sekarang melaunching games untuk banyak basis, termasuk mobile. Banyak pula games bikinan Indonesia yang makin banyak muncul. Nah, bagaimana dengan lo? Punyai games RPG Android favorite? Jika perlu referensi, coba games RPG Android Opsi ini!

Another Eden

Games ini membuat lo sebagai player bertualang di di dalam ruangan waktu untuk selamatkan adik lo. Jika lo sebelumnya pernah bermain slot bet 100 dan beralih ke Chrono Pemicu atau Final Fantasy VII, lo akan sukai games ini. Ide untuk Another Eden dibuat oleh Masato Kato. Visualnya tidak perlu ditanyakan kembali, karena memang sebaik itu! Mekanisme gameplay sederhana dan asyik sekali. Ada beberapa komponen gacha, menu, dan event dalam games ini. Lo tidak akan bosan mengeksplor dunia di Another Eden.

Eternium

Games RPG Android opsi selanjutnya ialah Eternium. Jenis games ini ialah free to play action dan punyai feature buat dimainkan dengan off-line. Jarang-jarang ada nih games RPG Android yang punyai feature ini! Menurut , games ini mudah dikendalikan, punyai narasi asyik yang logis, dan penataan personalitasnya cukup berbagai ragam.

Final Fantasy VII

Banyak gamer yang jelas sepakat jika FF7 ialah salah satu games RPG terbaik sepanjang masa. Karenanya, yang dulu pernah mainkan games ini di Playstation tentu akan jejingkrakan demikian tahu games ini bisa dimainkan pada hape. Games ini punyai feature classic ciri khas RPG yang rupanya hebat buat dimainkan di secara mobile. Gameplay untuk battle gampang dimainkan. Secara jalur, games ini punyai narasi yang kompak dan ini yang membuat banyak gamer tidak berhasil move on. Hehe. Lo perlu coba sendiri, gan!

Genshin Impact

Yep, Genshin Impact bisa digolongkan sebagai games RPG gan. Games yang terkenal di Indonesia ini akan mengingati lo pada Zelda: Breath of the Wild. Lo bisa terhubung open world dan bebas mengeksplornya. Lo bahkan juga disiapkan glider agar lo bisa makin gampang bergerak, tidak perlu jalan atau manjat kembali. Yang menyukai dari games ini ialah komponen gacha (banyak yang gratis kok, menjadi lo cukup dengan modal kuota), Opsi watak yang banyak, dan quest yang hebat buat dimainkan!

Monster Hunter Seri

Alternative Pokemon nih! Belajar dari keberhasilan Pokemon, Capcom meningkatkan games monster hunt sendiri dan hasilnya… tidak menyebalkan. Games ini tidak akan suruh lo memberantas monster (yang umumnya dilaksanakan di games RPG Android), tetapi lebih ke mengincar telur monster dan menantinya menetas. Bila dipiara baik, monster ini akan temani lo dalam pertempuran.

Postknight

Jika perlu games RPG yang enteng agar lo bisa istirahat dari games MOBA, lo perlu install Postknight. Jenis games ini ialah RPG-adventure dengan narasi sederhana dan quest yang sederhana. Watak lo bekerja untuk mengantarkan paket ke beragam penjuru dunia. Lo akan bertemu beragam watak yang minta kontribusi (yep, ini ialah quest untuk lo). Setiap paket yang sukses diantarkan, lo akan peroleh point dan sejumlah items yang bisa membuat kemampuan lo semakin kuat.

Stardew Valley

Jika lo sukai dengan games semacam Harvest Moon, coba Stardew Valley. Ini ialah games RPG Android dengan ide peternakan yang punyai banyak visi terselinap. Gameplay untuk Stardew Valley sederhana dan betul-betul basic, ciri khas RPG. Ceritanya serupa Harvest Moon, karena watak lo perlu mengurus peternakan yang ditinggal si kakek dan lo harus membuat peternakan ini kembali Makmur. Lo perlu berkawan dengan tetangga dan temukan jodoh. See, serupa sekali kan? Nah, selain itu, games ini memiliki semakin banyak visi daripada Harvest Moon. Berikut yang membuat Stardew Valley makin hebat.

Jenis Permainan Yang Aman Untuk Balita

Jenis Permainan Yang Aman Untuk Balita

Permainan Yang Aman Untuk Balita – Semakin sering dan beragamnya stimulasi yang diberikan, akan semakin banyak pula variasi kecerdasan yang bisa dikembangkan si kecil. Rangsangan atau stimulasi bisa diberikan melalui bermacam cara, salah satunya permainan. Lewat permainan, orang tua bisa menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan bagi anak-anak.

Selain itu, permainan anak yang mendidik juga dapat melatih konsentrasi, kemampuan motorik, meningkatkan kemampuan bahasa disertai munculnya rasa bahagia si kecil. Umumnya, orangtua memberikan permainan edukatif anak untuk stimulasi potensi bawaan si kecil yang dikenal sebagai kecerdasan majemuk atau multiple intelligence.

Ada banyak jenis permainan anak-anak yang seru untuk menstimulasi kecerdasan berbahasa, visual, gerak tubuh, musikal, dan emosi intrapersonalnya. Mengisi waktu luang bersama si Kecil bisa dilakukan dengan bermain. Bermain dengan anak dapat menjadi bagian terbaik dari hari Mama, untuk beristirahat dari pekerjaan Slot Gacor sejenak, meningkatkan waktu bonding, sekaligus mengedukasi anak.Untuk menjadikan waktu bermain istimewa bagi Mama dan anak, Mama tidak perlu mengeluarkan banyak uang atau pergi ke mana pun.

Seperti yang Mama tahu, tidak ada tempat seperti rumah. Mama dan anak tetap bisa bermain dengan aman dan nyaman di rumah.Jika Mama kehabisan ide untuk mengajak anak bermain, kali ini Popmama.com akan membahas ide-ide permainan yang bisa dilakukan bersama si Kecil, ide di bawah ini akan dibagi menjadi ide dengan anggaran yang rendah dan ide dengan anggaran yang mahal. Orangtua harus lebih bijak sebelum membelikan si kecil mainan baru. Sebab, anak kecil punya pemahaman dan kemampuan yang berbeda di setiap tahapan usia.

Permainan Yang Aman Untuk Balita Anda Di Rumah

Dikutip dari Kids Health, mainan yang tidak sesuai dengan usia anak bisa membahayakan si kecil. Ada beberapa kasus bayi tersedak mainan karena berusaha memasukkan ke dalam mulut. Bayi yang masih berusia 6 bulan tentu tidak seharusnya bermain dengan balok plastik susun milik anak yang usianya 3-5 tahun. Jangankan untuk menggenggamnya, bayi bahkan belum paham apa yang seharusnya dilakukan dengan balok-balok tersebut. Begitu pula jika buah hati Anda berusia 5 tahun dan diberikan mainan bayi.

Baca juga: Permainan Tradisional Malaysia Yang Banyak Ditemui di Indonesia

Mungkin ia bisa memainkannya, tetapi tidak mendapatkan ilmu atau pengetahuan baru untuk mengasah kemampuannya. Oleh karena itu, memberikan anak mainan edukasi sesuai dengan usianya penting untuk bantu mengasah kemampuan kognitif maupun motorik si kecil. Sebaiknya, Anda sudah dapat memberikan jenis mainan yang lebih kompleks untuk mengasah perkembangan bayi maupun anak-anak. Anak-anak zaman sekarang kiranya tidak bisa lepas dari teknologi.

Kini mereka lebih asyik dengan gadget ketimbang bermain di luar rumah atau memainkan permainan anak bersama teman-teman sebayanya. Sedentary lifestyle seperti ini tentunya bisa berdampak negatif untuk tumbuh kembangnya. Sebab, gadget nyatanya tidak mampu mengasah kemampuan motorik dan kognitif anak secara maksimal. Selain itu, permainan anak tradisional zaman dahulu pun lambat laun bisa punah apabila anak-anak lebih suka bermain game di hapenya. Sebagai orang tua, ayah dan ibu mungkin perlu lebih disiplin untuk memberikan screen time dan mendorong anak untuk lebih banyak bermain di luar ruangan. Nah, berikut sejumlah ide permainan anak yang lebih mendidik.

Permainan Tradisional Malaysia Yang Banyak Ditemui di Indonesia

Permainan Tradisional Malaysia Yang Banyak Ditemui di Indonesia

Permainan Tradisional Malaysia – Kecanggihan teknologi dan dunia digital telah mengalihkan perhatian anak-anak untuk memilih bermain game online ketimbang bermain di dunia nyata. Hal itu juga lambat laun melupakan generasi sekarang dengan permainan tradisional slot bet kecil yang pernah populer di tengah masyarakat. Termasuk di negara Jiran, Malaysia juga sudah jarang terlihat anak-anak memainkan permainan tradisional secara bersama-sama.

Padahal, Malaysia punya beberapa permainan tradisional yang unik dan seru untuk dimainkan di berbagai kalangan usia. Apalagi beberapa di antara permainan Malaysia mirip dengan yang ada di Indonesia. Kemiripan itu dilandasi dengan kawasan negara yang saling berdekatan dan punya rumpun yang sama dengan suku-suku di pulau Sumatera.

Tak hanya kaya akan sumber daya alam, Indonesia memang dikenal memiliki khazanah kebudayaan yang melimpah. Dilansir dari Indonesiabaik bahwa negeri ini memiliki total 17.001 pulau mulai dari Sabang sampai Merauke.

Jauh sebelum internet ‘menjajah’ dunia anak-anak di negeri ini, masa kecil sungguh mencapai puncak kejayaannya. Tak ada smartphone, game online dan media sosial yang kini sudah ‘merampok’ masa-masa indah anak Indonesia. Berbagai macam permainan tradisional mulai dari pecah piring, engklek, lompat karet dan permainan lainnya menjadi masa yang tak terlupakan saat itu.

Permainan Tradisional Malaysia Yang Masuk Ke Tanah Air

Namun sekarang permainan tradisional jarang dijumpai bahkan sulit untuk ditemukan. Kemajuan dan perkembangan teknologi menyebabkan semakin langka dan terpinggirkannya permainan tradisional. Sudah menjadi tugas kita bersama untuk menumbuhkan kembali semangat permainan tradisional pada anak-anak.

Tanah Melayu, tanahnya para raja dan sultan pada masanya. Masjid Raya Al-Mashun, Istana Maimun dan berbagai peninggalan sejarah lainnya menjadi saksi bahwa Melayu merupakan suku yang berkaitan erat dengan Pulau Sumatera. Konon, dari bahasa Melayu pula terciptanya bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. Melayu memiliki aneka ragam permainan tradisional khas, ada yang sifatnya permainan dan ada pula yang sifatnya pertandingan.

Hal ini menjadikan Indonesia menjadi salah satu negara super power di bidang budaya menurut UNESCO. Salah satu contohnya adalah permainan tradisional yang merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia.

Baca juga: Review Game “Genshin Impact”, Bukan untuk Pemain yang Mudah Bosan

“Permainan ini biasanya dimainkan oleh kisaran umur belasan tahun hingga 50an tahun. Karena permainan ini butuh tenaga dan kecepatan untuk mengendalikan Perahu Jong. Kalau pak emang dewasa biasanya menggunakan kayu pulai dan metangoh. Nah kalau anak-anak Dari pelepah sagu yang kecil, biasanya dimainkan anak-anak,” sebutnya.

Beberapa daerah di kabupaten kota di Kepulauan Riau memiliki cara permainan tersendiri. Seperti di Tanjungpinang di Pulau Penyengat perahu Jong dimainkan di perairan yang cukup dalam.

“Tapi di beberapa daerah bisa dimainkan seperti di pulau penyengat mainnya di areal laut dalam karena tidak ada pantai.

Permainan Anak Zaman Dulu

Permainan Anak Zaman Dulu yang Asyik Dimainkan Sekarang

Permainan Anak Zaman Dulu – Indonesia kaya akan keberagaman budaya, suku, bahasa, pakaian adat, lagu, hingga permainan tradisionalnya. Sayangnya, mayoritas anak Indonesia saat ini lebih memilih permainan favorit yang ada di gadget daripada permainan di luar rumah yang melibatkan aktivitas fisik, terlebih di masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan anak-anak untuk lebih banyak tinggal di dalam rumah. Kondisi tersebut tentu bertolak belakang dengan kondisi anak-anak zaman dahulu yang lebih banyak bermain di luar rumah.

Bermain merupakan kegiatan bersenang-senang dan dibutuhkan oleh anak untuk mengembangkan sosialisasi dan kreativitas. Beragam permainan anak zaman dahulu yang melibatkan aktivitas motorik agar anak selalu aktif, lincah, dapat berinteraksi dengan yang lain, dan menjalin pertemanan. Selain itu, anak-anak juga berlatih mengelola emosi dan belajar ketangkasan.

Nah, pasti teman-teman sudah rindu kan permainan anak-anak zaman dahulu. Kita nostalgia dulu yuk ! Kita kembali ke masa lalu untuk melihat permainan apa saja yang asyik untuk diajarkan ke anak-anak.

Daftar Permainan Anak Zaman Dulu yang Asyik Dimainkan Sekarang

Berikut Gramedia rekomendasikan 5 permainan anak zaman dahulu yang menarik untuk dimainkan.

1. Petak Umpet

Permainan zaman dahulu yang tidak kalah asyik adalah bermain petak umpet. Permainan ini dahulu sangat digemari anak-anak karena bisa dimainkan lebih dua orang. Cara bermainnya juga mudah dan tidak memerlukan alat khusus. Anak-anak cukup memiliki skill berlari yang kencang dan handal dalam bersembunyi.

Cara bermainnya adalah cukup menunjuk satu anak sebagai penjaga, lalu pemain yang lainnya harus bersembunyi. Agar adil untuk memilih siapa yang bertugas sebagai penjaga, biasanya anak-anak akan memilihnya dengan cara hompimpa, setelah itu baru si penjaga menutup matanya dan menghitung dari satu sampai sepuluh, setelah hitungan selesai maka si penjaga akan mencari pemain yang lain yang sudah bersembunyi dan ditangkap satu per satu.

Pelajaran berharga dari permainan ini adalah agar anak-anak memiliki kemampuan yang teliti, mengatur strategi dan bersosialisasi. Temukan lebih lengkap cara bermainnya pada buku Permainan Tradisional dan Perannya Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak.

2. Ular Naga Panjang

Permainan ular naga panjang semakin asyik jika bermainnya ramai-ramai. Biasanya pemain akan memilih tempat yang lapang dan dimainkan oleh lebih tujuh orang untuk bermain permainan satu ini.

Cara bermain permainan ini adalah dengan memilih dua orang sebagai penjaga dan dipilih secara hompimpa, kemudian dua penjaga yang sudah ditentukan tersebut menyatukan kedua tangannya ke atas membentuk lorong, anak-anak yang lain harus berbaris dan meletakkan tangan di pundak tangan yang ada di depannya.

Setelah itu, melingkar melewati si penjaga yang membentuk lorong tadi sambil menyanyikan lagu ular naga panjangnya sampai selesai.

Ketika lagu yang di nyanyikan selesai, maka seorang anak yang terjebak dalam tangan penjaga lorong harus menentukan pilihan akan bergabung dengan tim A atau tim B. tim yang jumlah anggotanya lebih sedikit bertugas menangkap tim lawan. Ada juga yang memiliki aturan, jika ada yang terjebak di tangan penjaga lorong maka si anak harus keluar dari barisan. Setiap daerah memiliki aturan tersendiri.

3. Bola Bekel

Permainan zaman dahulu yang tidak kalah menarik ialah bola bekel. Permainan ini terdiri dari satu bola bekel dengan ukuran besar atau kecil dan enam biji bekel. Cara memainkannya adalah dengan menyusun enam biji bekel tersebut dalam posisi berdiri. Kemudian pantulkan bola bekel ke lantai.

Sebelum bola bekel menyentuh lantai lagi, maka si anak harus mengambil satu biji bekel untuk di genggam di tangan. Lakukan secara berulang sampai semua biji bekel terambil. Jika ada satu saja biji bekel yang tidak terambil atau terjatuh dari genggaman maka permainannya harus di ulang lagi dari awal.

Ketika bola bekel memantul lebih dari satu kali, maka anak yang memainkannya tersebut juga di anggap kalah lho. Permainan bola bekel ini cukup memberikan tantangan dan melatih ketangkasan untuk anak-anak. Biasanya permainan ini di mainkan anak-anak perempuan, namun ada juga anak laki-laki yang bermain permainan ini.

4. Lompat Tali

Permainan anak yang tidak boleh terlupakan selanjutnya adalah lompat tali. Tali yang di gunakan biasanya menggunakan karet yang di sambung satu per satu sehingga menjadi rangkaian yang panjang.

Permainan tradisional dari Indonesia yang satu ini juga dapat kamu pelajari pada Buku Pintar Olahraga & Permainan Tradisional, di mana dalam permainan ini, di jelaskan membutuhkan beberapa kriteria agar kamu dapat unggul.

Di butuhkan kelenturan dan Bonus New Member 100 di awal kegesitan tubuh yang ekstra untuk melompati beberapa level rangkaian karet tersebut. Permainan ini bisa di mainkan anak laki-laki maupun perempuan dengan melibatkan minimal tiga orang. Semakin banyak pemain semakin seru.

5. Kelereng

Kelereng atau yang di kenal dengan sebutan gundu memiliki bentuk seperti kaca bening dan memiliki motif serta warna yang beragam identik di mainkan oleh anak laki-laki. Permainan ini cukup mudah di mainkan namun perlu kehati-hatian, karena di khawatirkan akan tertelan oleh anak di bawah umur.

Permainan kelereng umumnya di mainkan di tanah yang lapang atau lantai yang luas. Cara memainkannya juga cukup mudah, kamu hanya perlu menjentikkan kelereng milikmu ke arah kelereng lawan. Jika ada kelereng lawan yang kena jentik dengan kelerengmu, maka kelereng tersebut menjadi milik kamu.

Siapa saja yang bisa menjentikkan kelerengnya ke arah lawan dengan tepat sasaran maka dia pemenangnya. Permainan ini bisa dimainkan minimal dua orang, tapi semakin ramai semakin asyik.

10 Permainan Tradisional Sunda

10 Permainan Tradisional Sunda dan Cara Memainkannya

10 Permainan Tradisional Sunda – Pada era serba modern seperti sekarang ini, permainan tradisional Sunda seakan terlupakan. Banyak anak-anak lebih memilih main game online di gadget dibandingkan permainan tradisional. Padahal mainan tradisional menyimpan nilai sejarah yang harus dilestarikan.

Melalui artikel ini, ingin mengajak kalian untuk kembali bernostalgia dengan 10 Permainan Tradisional Sunda yang masih asyik untuk dimainkan di masa sekarang.

Macam-macam Permainan Tradisional Sunda

Ada banyak permainan tradisional Sunda yang bisa kamu ketahui. Kalau kamu belum pernah memainkannya, tenang saja karena akan dijelaskan bagaimana caranya kamu memainkan permainan tersebut. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

1. Boi-boian

Boi-boian adalah permainan tradisional Sunda yang mungkin masih asing bagi beberapa orang. Permainan ini bisa dimainkan secara perseorangan dan kelompok. Caranya dengan menggunakan pecahan genting atau bola kasti.

Pertama-tama, kumpulkanlah pecahan genting dan tumpuk jadi satu. Lalu, lemparkan bola ke arah tumpukan pecahan genting tadi supaya berhamburan.

Sesudah dilemparkan, pemain yang terlibat diharuskan untuk menjauhkan diri, sementara penjaganya harus merapikan lagi tumpukan yang berhamburan tersebut. Hal ini bisa dilakukan selama berulang kali sampai bisa didapatkan siapa yang jadi pemenang.

2. Cingciripit

Cingciripit merupakan permainan tradisional Sunda yang bisa dibilang mirip seperti hompimpa. Biasanya permainan ini di lakukan sesaat sebelum bermain petak umpet atau kucing-kucingan.

Untuk memainkannya, anak-anak diajak untuk berkumpul dengan posisi melingkar. Lalu, anak lainnya membuka telapak tangan untuk di jadikan sebagai wadah.

Selanjutnya, anak-anak lain yang ikut bermain akan meletakkan telunjuknya ke bagian tengah telapak tangan yang berperan jadi wadah tersebut sambil bernyanyi seperti berikut:

Cing ciripit
Tulang bajing kacapit
Kacapit ku bulu paré
Bulu paré sesekeutna
Jol pa dalang mawa wayang
Jrék-jrék nong, Jrék-jrék nong

Saat akhir lagu, pemilik wadah akan menangkap jari-jari dari para pemain yang ikut serta. Siapa saja dari mereka yang tertangkap, maka mereka berarti kalah dan harus berjaga ketika bermain petak umpet.

3. Congklak

Ilustrasi permainan tradisional congklak, dakon, dhakon, dhakonan, dentuman lamban, Mokaotan, Maggaleceng, Aggalacang, Nogarata, Mancala.Ilustrasi permainan tradisional congklak, dakon, dhakon, dhakonan, dentuman lamban, Mokaotan, Maggaleceng, Aggalacang, Nogarata, Mancala. Foto: Ari Saputra

Permainan ini mungkin tidak asing, karena masih cukup sering di mainkan oleh anak-anak di lingkungan sekitar tempat tinggal kita.

Mainan ini menggunakan media papan congklak dan biji congklak, yang mana nantinya biji tersebut di bagi ke dalam lubang-lubang papan congklak bersama lawan mainnya. Bakal seru deh permainannya, kalian!

4. Endog-endogan

Endog-endogan, permainan tradisional dari tanah Sunda ini bisa dimainkan oleh beberapa orang sekaligus. Cara memainkannya adalah dengan mengepalkan tangan, lalu menumpuk tangan yang di kepal dengan tangan pemain lainnya dan disusun meninggi ke arah atas.

Nantinya tangan tersebut akan di pecahkan satu per satu seperti telur. Nah, berikut ini lagu yang biasa di mainkan:

Endog-endogan peupeus hiji pre
Endoog-endogan peupeus hiji pre
Endog-endogan peupeus hiji pre
Endoog-endogan peupeus hiji pre
Goleang-goleang mata sapi bolotot

5. Jajangkungan

Jajangkungan adalah permainan yang memiliki istilah lain yakni egrang. Untuk memainkannya sendiri caranya menggunakan kayu bambu yang sudah di bentuk khusus dan bisa di naiki oleh orang. Nantinya orang tersebut bisa berjalan menggunakan egrang tadi.

Namun, permainan ini hanya bisa di mainkan secara perorangan saja, belum bisa untuk kelompok. Tapi akan tetap menyenangkan kok!

Baca Juga : https://www.sbsuitesanaheim.com/

6. Oray-orayan

Oray-orayan adalah permainan yang sampai saat ini masih rutin di mainkan. Permainannya sendiri cenderung mirip seperti ular tangga. Oray-orayan atau dalam bahasa Indonesia adalah ular-ularan di mainkan dengan cara para pemainnya mengambil posisi menyerupai ular yang meliuk-liuk.

Permainannya di lakukan secara kelompok dan bisa melibatkan 10-20 orang sekaligus. Nyanyian yang di nyanyikan biasanya seperti berikut ini:

Oray-orayan luar leor ka kebon
Entong ka kebon di kebon loba nu ngangon
Mending ka leuwi di leuwi loba nu mandi
Saha anu mandi? Anu mandina pandeuri

Untuk cara mainnya, akan ada yang menjadi ular, dan bakal ada 2 orang yang membuat terowongan dengan cara menyatukan kedua tangan mereka secara berhadapan.

Saat bermain oray-orayan, baiknya sambil memutarkan lagu. Nah, saat lagunya habis, pemain akan menangkap orang yang terakhir melewati terowongan itu.

7. Perepet Jengkol

Perepet jengkol adalah permainan tradisional Sunda yang bisa di mainkan oleh laki-laki ataupun perempuan. Permainannya bisa melibatkan 3 orang sekaligus bahkan lebih.

Para pemainnya akan membentuk lingkaran tapi berpegangan tangan dengan menghadap ke arah belakang. Selanjutnya,

kaki kanan dari para pemain akan di angkat ke betis pemain satu dan lainnya, supaya mereka bisa saling menindih.

Meski begitu, tidak boleh ada pemain yang terjatuh. Mereka harus bertahan sampai semua pemain mengaitkan kakinya layaknya anyaman.

Pada akhirnya, masing-masing tangan dari pemain akan di lepaskan dan meloncat-loncat memutar ke arah kiri sembari bertepuk tangan.

8. Paciwit-ciwit Lutung

Permainan tradisional ini di lakukan dengan cara saling mencubit punggung tangan hingga membentuk tumpukan tangan yang bertingkat. Umumnya paciwit-ciwit lutung di mainkan secara kelompok yakni 4-6 orang.

Ketika memainkannya, tangan aman di pusatkan di bagian tengah sambil mereka berdiri dengan posisi melingkar. Lalu, tangan dari masing-masing pemain akan di susun ke atas dengan cara mencubit satu sama lain, tapi tetap tidak boleh terputus.

Berikut ini lagu yang biasanya di nyanyikan ketika bermain:

Paciwit-ciwit lutung si lutung pindah ka luhur
Paciwit-ciwit lutung si lutung pindah ka luhur

9. Slep Dur

Slep Dur adalah permainan yang di mainkan secara berkelompok dengan melibatkan 7-10 anak dengan cara berbaris. Nantinya akan ada 2 orang anak yang membuat terowongan untuk dilewati teman yang lainnya.

Di butuhkan kekompakan dan kecepatan ketika memainkan permainan ini. Adapun lagu yang mengiringi permainannya sebagai berikut:

Slep dur, slep dur
Dilas dipan dipan debur
Kahijina kaduana Katiluna kaopatna
Kalimana kagenepna
Katujuhna nu pandeuri

10. Sasalimpetan

Permainan tradisional Sunda terakhir yang bisa di mainkan adalah sasalimpetan. Nantinya para pemain akan berpegangan tangan antara satu dengan yang lainnya.

Setiap orang akan masuk pada ruang di bawah tangan, tepatnya di antara pemain yang berpegangan tangan. Lalu akan di susul dengan pemain selanjutnya supaya terlihat seperti pola spiral.

Berikut ini lagu yang akan mengiringi permainannya:

Sasalimpetan jajahan aing nu panjang, hey hey
Aki janggotan tumpak kuda heheotan
Sasalimpetan jajahan aing nu panjang, hey hey
Aki janggotan tumpak kuda heheotan
Tumpak kuda heheotan
Tumpak kuda heheotaaaaan
Tumpaak kuda heheotan

Nah, itu dia ke 10 permainan tradisional Sunda yang bisa jadi alternatif aktivitas ketika bosan. Permainan tersebut bisa di mainkan oleh anak-anak dan bisa juga di lakukan oleh orang dewasa. Kira-kira, kalian bakal memainkan permainan yang mana nih?