Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Analisis Saham Sederhana Melalui Laporan Keuangan Perusahaan

Saham saat ini menjadi produk investasi yang banyak dipilih oleh anak muda. Dengan bermodal mulai dari 10.000 rupiah saja bisa mengantongi berlembar-lembar saham yang mungkin nilainya akan bertambah dalam kurun waktu tertentu. Meskipun demikian, sifat dari harga saham tetaplah fluktuatif. Kadang naik, kadang juga turun. Kalau untung, kita bisa dapatkan untung berlipat-lipat dari modal, namun ketika buntung, maka kerugian harus siap kita terima.

Untuk mengurangi peluang kegagalan dalam berinvestasi saham, maka sangatlah penting untuk melakukan analisis terhadap perusahaan yang akan kita beli sahamnya. Untuk teknik analisisnya sendiri ada banyak sekali. Namun yang sering dipakai ialah Analisis Fundamental, dan Analisis Technical.

Teknik Fundamental sendiri adalah teknik analisis berdasarkan data yang ada. Data di sini maksudnya ialah data keuangan perusahaan. Sedangkan Technical ialah analisis dengan membaca balok-balok candlestick untuk memperkirakan naik turunnya harga saham di beberapa waktu kedepan.

Namun, agar tidak terlalu rumit kita pelajari data yang ada saja. Karena akan lebih mudah dalam menghitung dan memperkirakannya. Kali ini kita gunakan contoh pada saham PT. Mayora Indah, Tbk. dengan kode saham MYOR

Mendapatkan Data Laporan Keuangan Perusahaan

Sebelum mulai bermain dengan hitungan, kita harus mendapatkan data keuangannya terlebih dahulu. Bagaimana kita bisa menghitung jika datanya saja kita tidak ada.

Untuk PT. Mayora Indah, Tbk. sendiri laporannya bisa diunduh pada halaman websitenya, tepatnya pada laman Laporan Keuangan Mayora.

Sedangkan untuk perusahan lain, pasti memiliki halaman tersendiri untuk laporan keuangan mereka. Pastikan perusahaannya sudah status terbuka (ditandai dengan kode Tbk. dibelakang nama PT), dan sudah terdaftar di bursa efek

Belajar Cara Analisis Saham Sederhana Melalui Laporan Tahunan

Setelah mendapati laporan keuangan tahunan silahkan unduh dan buka file PDF yang ada. Kali ini saya gunakan annual report 2020 karena untuk laporan tahun 2021 belum keluar. Biasanya perusahaan menerbitkan laporan keuangan tahunan pada bulan februari atau maret di tahun selanjutnya.

Hal yang paling awal kita perhatikan ialah cara membaca data keuangannya. Karena jumlah perusahaan tidak mungkin hanya ratusan ribu atau sekedar puluhan juta, tapi pasti lebih dari ratusan juta. Pasti akan kesulitan kalau ditaruh tabel laporan semuanya. Oleh karenanya, beberapa perusahaan akan menggunakan satuan untuk menyingkat digit angkanya.

Perhatikan bagian atas laporan keuangan, pada contoh laporan keuangan tahunan Mayora, “Dalam Jutaan Rupiah” yang artinya jumlah tertulis di laporan dikali 1.000.000. Tampilan laporan tiap perusahaan beda-beda, namun pada dasarnya sama. Silahkan lihat pojok kanan atas. Biasanya berada tepat di bawah judul halaman.

Laporan Keuangan Tahunan Mayora
lihat pada header tabel "Dalam Jutaan Rupiah"

Selanjutnya kita bisa mulai mencari angka dan rasio yang dibutuhkan.

Dalam analisis fundamental saham, ada banyak rasio yang biasa dijadikan patokan. Beberapa diantaranya ialah RoE (Return on Equity), RoA (Return on Asset), PBV (Price Book Value), dan lainnya.

Kali ini kita cari data yang paling mudah untuk digunakan sebagai indikator. Yakni pertumbuhan penjualan tahunan.

Pada laporan keuangan silahkan cari baris dengan nama “Penjualan Bersih” atau beberapa laporan lain juga menuliskan “Pendapatan bersih”. Dari laporan mayora didapatkan angka 24.476.954.000.000 atau dibulatkan 24.47 Triliun rupiah selama 2020. Dengan cara yang sama kita cari angka di tahun-tahun sebelumnya, ya setidaknya 5 tahun terakhir.

Setelah coba saya cari dan masukkan tabel, maka jadilah seperti ini

(angka dalam triliun rupiah, dan sudah dibulatkan)

Melalui analisis sederhana ini kita bisa mengetahui bahwa Mayora (MYOR) mampu menghasilkan keuntungan 6,7% tiap tahunnya. Meskipun pada 2020 mengalami penurunan akibat dari serangan corona pada awal tahunnya.

Dari sini bisa kita simpulkan bahwa saham MYOR ini masih tergolong baik untuk dimiliki. Karena tiap tahunnya bisa menghasilkan keuntungan yang stabil. Sehingga nilai dari saham yang kita beli masih ada harapan untuk terus naik tiap tahunnya.

itulah salah satu cara analisis sederhana yang bisa digunakan sebagai penentu indikator baik tidaknya suatu saham perusahaan. Sebenarnya masih banyak lagi teknik penentuan rasio yang bisa kita dapatkan dari satu file laporan ini.