Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Perseroan Terbatas: Kelebihan dan Kekurangan

Badan usaha menjadi salah satu aspek yang mempengaruhi pertumbuhan dalam sektor ekonomi. Salah satu badan usaha yang berpengaruh terhadap sektor ekonomi adalah Perseroan Terbatas (PT). Istilah PT tampaknya sudah tidak asing lagi. Namun, apa pengertian Perseroan Terbatas tersebut? 

Pengertian Perseroan Terbatas
 Pengertian Perseroan Terbatas

Pada dasarnya Perseroan Terbatas merupakan suatu badan usaha yang berada dibawah lindungan hukum. Untuk memahami lebih jelas tentang Perseroan Terbatas tersebut, berikut ini beberapa penjelasannya yang dapat Anda simak. 

Pengertian dari Perseroan Terbatas

Perusahaan Terbatas (PT) adalah jenis badan usaha yang didirikan atas dasar hukum dengan saham sebagai modal utamanya. Pemilik Perseroan Terbatas merupakan orang yang bagian sahamnya sama besar dengan yang telah ditanamkan sebelumnya. 

Modal berupa saham yang ada dalam sebuah Perseroan Terbatas dapat membuatnya beralih kepemilikan tanpa perlu mendirikan kembali perusahaan baru atau membubarkannya. Dengan kata lain, ketika saham dalam sebuah Perseroan Terbatas dijual, maka otomatis sudah berpindah tangan. 

Jenis-jenis Perusahaan Perseroan Terbatas

Setelah Anda mengetahui pengertian Perseroan Terbatas, selanjutnya jenis-jenis perusahaan Perseroan Terbatas juga perlu Anda ketahui. Jenis-jenis perusahaan Perseroan Terbatas dapat dibedakan berdasarkan pemegang sahamnya. 

Beberpaa jenis tersebut adalah PT tertutup, PT terbuka, dan PT public. Dibawah ini adalah penjelasan lebih lanjut tentang 3 jenis perusahaan Perseroan Terbatas tersebut. 

1# Perseroan Terbatas Tertutup

Jenis perusahaan yang pertama adalah Perseroan Terbatas terbuka. Pemegang saham yang berasal dari kalangan tertentu menjadi ciri khas dari perusahaan Perseroan Terbatas tertutup. Salah satu contoh dari PT tertutup ini adalah PT milik keluarga dimana para pemegang sahamnya adalah anggota keluarga tersebut.  

2# Perseroan Terbatas Terbuka

Apabila ada perusahaan Perseroan Terbatas tertutup, tentunya ada juga Perseroan Terbatas terbuka. Penawaran saham oleh PT terbuka tentunya dilakukan secara terbuka juga. Biasanya. ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh PT terbuka ketika hendak menjual saham pada masyarakat. 

3# Perseroan Terbatas Publik

Jenis perusahaan berikutnya yaitu Perseroan Terbatas publik. Jika perusahaan Perseroan Terbatas jumlah modal yang disetorkan oleh pemegang sahamnya telah terpenuhi, maka PT publik ini telah berhasil  memenuhi kriteria peraturan yang berlaku. 

Peraturan yang berlaku menentukan sebuah perusahaan menjadi Perseroan Terbatas publik ketika telah mampu menyetorkan saham dengan jumlah minimal Rp. 3.000.000,-. Sementara itu, untuk jumlah saham Perseroan Terbatas publik harus sudah dimiliki oleh 300 orang. 

Kelebihan dan Kekurangan Perseroan Terbatas 

Perseroan Terbatas merupakan sebuah badan usaha yang memiliki kelebihan dan kekurangan didalamnya. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh sebuah Perseroan Terbatas. 

Kelebihan Perseroan Terbatas

Kelebihan pertama yang dimiliki oleh Perseroan Terbatas adalah dilindungi oleh badan hukum yang menjadikan keberadaannya terjamin. Perseroan Terbatas juga dapat dengan mudah memperoleh modal sehingga dapat berkembang dengan cepat. 

Kelebihan lainnya dari Perseroan Terbatas yaitu dalam hal kepemilikan perusahaan. Untuk melakukan pemindahan saham dapat dilakukan dengan mudah oleh Perseroan Terbatas karena telah dijamin oleh hukum. 

Kekurangan dari Perseroan Terbatas 

Dibalik kelebihan yang dimiliki oleh Perseroan Terbatas, ternyata ada beberapa kekurangannya juga. Diantara kekurangan Perseroan Terbatas yaitu proses untuk mendirikan perusahannya tidak mudah, bahkan bisa dibilang cukup rumit. 

Transparansi dalam Perseroan Terbatas yang berhubungan dengan profit biasanya jarang terjadi. Modal yang diperlukan untuk mendirikan Perseroan Terbatas juga bukan jumlah yang kecil, bahkan bisa dikatakan dalam jumlah yang cukup besar. 

Modal pada Perseroan Terbatas

Sebuah Perseroan Terbatas dapat didirikan apabila memiliki modal. Tetapi, tahukah Anda dari mana modal-modal dalam sebuah PT berasal? Berikut ini penjelasan tentang pendanaan pada Perseroan Terbatas.  

1# Modal Dasar

Mengetahui pengertian Perseroan Terbatas saja tidak cukup. Anda juga perlu memahami asal dana atau modal yang ada dalam sebuah PT ini. Modal pertama adalah modal dasar yang akan menjadi penentu besar kecilnya sebuah perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas. 

Sebuah PT akan digolongkan menjadi perusahaan yang masuk dalam golongan kecil, menengah, maupun perusahaan besar berdasarkan modal dasar yang dimilikinya. Semakin besar modal dasar yang dimiliki maka akan masuk dalam golongan perusahaan yang lebih besar, begitu pula sebaliknya. 

2# Modal Disetorkan

Pada Perseroan Terbatas terdapat pula modal disetorkan. Jumlah modal yang didapat dari para pemegang saham dapat ditunjukkan dari modal setor. Biasanya modal yang disetorkan akan lebih besar dari modal dasar sebanyak 25%. 

3# Modal Ditempatkan 

Modal berikutnya yang ada pada Perseroan Terbatas adalah modal ditempatkan. Pada dasarnya, modal ditempatkan merupakan acuan yang dijadikan ukuran untuk mengetahui sejauh mana para pemilik sanggup untuk menanamkan modalnya pada perusahaan. 

Perlu Anda ketahui juga bahwa ada batas minimal untuk modal yang ditempatkan. Jumlah dari modal yang ditempatkan dalam Perseroan Terbatas setidaknya harus mencapai 25% dari modal dasar perusahaan yang dimiliki sebelumnya. Pada dasarnya, jumlah modal dari pemegang saham yang ditempatkan sama dengan jumlah modal yang disetorkan, yaitu sebesar 25%.

Badiatur Roqibus Syafaah
Badiatur Roqibus Syafaah Perkenalkan nama saya Badiatur Roqibus Syafaah. Bisa dipanggil oqib atau roqib. Dan saya laki laki.

Posting Komentar untuk " Pengertian Perseroan Terbatas: Kelebihan dan Kekurangan"

Advertisements

Berlangganan via Email